Google+ Followers

Senin, 21 Maret 2016

Pantai Goa Cemara Bantul


Tulisan kali ini masih seputar reuni saya bareng teman-teman Aliyah saya. Salah satu agenda yang dijadwalkan panitia adalah berwisata ke Pantai Goa Cemara.


=======================
Silakan baca cerita sebelumnya:
=======================

Pertama kali mendengar nama Goa Cemara, saya kira pantai ini berada di daerah Gunung Kidul. Maklum, sependek pengetahuan saya, kabupaten di arah tenggara DIY ini terkenal dengan pantai baru dan cantik-cantik. Begitu konfirmasi ke temen saya, ternyata pantai ini berada di daerah Bantul. Saya hanya bisa ber o o o ria :D.

Untuk mencapai Pantai Goa Cemara cukup mudah. Bila dari Kota Jogja cukup ambil arah menuju Jalan Bantul. Dari Jalan Bantul lurus ke selatan.

Karena hotel tempat kami menginap berada di Jalan Parangtritis, jadi kami ambil rute menyusuri jalan penghubung Jogja dan Pantai Parangtritis itu. Kemudian belok kanan arah Manding; kawasan yang terkenal akan kerajinan kulitnya itu. Lalu ketika bertemu Jalan Bantul, belok kiri lurus terus sampai gerbang masuk pantai. Perjalanan kami menuju pantai sekitar satu jam dari hotel. Kami berangkat cukup pagi, sekitar pukul 07.30.

Menurut temen saya, Pantai Goa Cemara ini salah satu pantai baru di Jogja. Maksudnya baru dibuka untuk wisata. Bukan baru muncul hehehe! Pantai ini satu lokasi dengan Pantai Samas, salah satu tujuan wisata yang lebih dulu dikenal di Jogja itu. Jalan menuju pantai lumayan bagus. Sepertinya baru selesai dibangun. Halus mulus.

Begitu tiba di parkiran, kami langsung ambil spot di depan tulisan Pantai Goa Cemara. Apalagi kalau bukan untuk berpose ria. Setelah jeprat jepret beberapa kali, kami masuk ke area pantai.
 
Pose di parkiran
Pose dulu di depan tulisan Pantai Goa Cemara :D

Ternyata, untuk mencapai pantai masih harus berjalan lagi. Sekitar dua ratus meter. Tapi kami nggak merasa lelah. Kenapa? Karena sepanjang kiri kanan jalan, pohon-pohon cemara menjulang dengan indah. Kesan misterius sekaligus cantik tertangkap dari jejeran pohon yang disebut-sebut sebagai tetumbuhan hiaju abadi itu. Saya simpulkan nama pantai di selatan Pulau Jawa ini merujuk pohon yang banyak bertumbuhan di sana tersebut.
 
Pohon cemara
Jejeran pohon cemara
 
Pohon cemara

Frame in frame
Frame in frame :D
Sebelum benar-benar masuk area pantai, kami singgah dulu di pendopo. Panitia sudah menyiapkan acara buat kami: game. Dipandu Choirun Nisa yang sejak jaman santri selalu jadi andalan nge-MC, kami melakukan beberapa game.

Yang jadi peserta bukan hanya kami, tapi juga para junior a.k.a. anak teman-teman saya. Salah satu permainannya adalah menghafal surat pendek. Berhubung rentang usianya dari balita hingga SD, maka tingkah polah mereka cukup mengundang tawa kami.
 
Anak-anak ikut game
Anak-anak ikut game
Sementara, untuk kami, Nisa mengadakan lomba tarik tambang antar daerah. Masing-masing dari kami dibagi menjadi beberap grup sesuai daerah asal: Jatim, Jateng, Jabar, Jakarta, dan luar Jawa. Jadi, luar Jawa mencakup beberapa daerah; ada yang dari Sumatra, Sulawesi, Maluku, juga Papua.
 
Main tarik tambang dulu
Kehebohan lomba tarik tambang
Bisa dibayangkan keseruannya. Sebagian besar dari kami yang sudah ibu-ibu –ada yang pakai rok pula  :D- mengerahkan seluruh tenaga menarik tambang demi memenangkan pertandingan. Tapi pakaian bukanlah kendala. Karena masing-masing berusaha mengalahkan grup lawan.

Ada grup yang didominasi para pemilik tubuh langsing, ada pula yang bertubuh –ehem- agak tidak langsing *piss Zwans :P. Saya yang saat itu kurang enak badan plus badan cungkring pula hanya bisa jadi supporter buat konsul Jatim.

Sayangnya saya lupa siapa yang jadi pemenang. Toh, menang kalah bukan tujuan kami saat itu. Yang hepi bareng-bareng hehehe.
 
Pose dulu habis tarik tambang
Puas main game, kami menuju pantai. Ternyata di pantai ini pengunjung dilarang melakukan aktifitas renang. Maklum, Pantai Goa Cemara berhadapan langsung dengan laut lepas. Ombaknya lumayan tinggi. Alhasil, kami cuma menikmati pemandangan sembari foto-foto. Kami juga sibuk mengingatkan para krucil supaya tidak mendekat bibir pantai. Tapi dasar anak kecil yang selalu tidak tahan untuk main air, terkadang mereka curi-curi kesempatan supaya bisa kena cipratan air laut.
 
Pose latar belakang pantai
Jangan lupa pose :D
pose depan pantai
Ada yang merenungkan masa depan -piss Nenk :D
Pantai
Pantai Goa Cemara menghadap laut lepas

Kami meninggalkan pantai sekitar pukul 11 untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya.

Selain pemandangan indah, pantai cantik ini juga menyediakan fasilitas yang memadai seperti pendopo, toilet dan mushola. Tak ketinggalan kios-kios souvenir dan warung makan yang berjejer rapi di sepanjang jalan menuju pantai.

Sekedar info. Untuk masuk ke Pantai Goa Cemara, tiket yang dikenakan adalah Rp. 3.000,-/orang. Murah sekali kan? Untuk menikmati pemandangan sebagus itu saya rasa sangat murah. Sementara untuk kegiatan game kami menyewa pendopo dengan harga Rp.300.000,- dan arena untuk tarik tambang sebesar Rp. 200.000,-. Untuk peralatan sound system di pendopo, kami membawa sendiri. Sedang untuk parkir, panitia mengeluarkan sejumlah Rp.20.000,-.

Menurut saya, Pantai Goa Cemara ini cukup recommended buat outbond. Bukan hanya pemandangannya yang cantik, tapi juga tempat dan fasilitasnya cukup oke untuk mengadakan kegiatan itu. Jadi, buat teman-teman yang ada niat bikin acara outbond, bisa menghubungi pihak pengelola terlebih dahulu supaya venue-nya dipersiapkan.

So, kalau ke Jogja, jangan lupa kunjungi pantai ini juga ya, teman ^_^.

post signature

34 komentar:

  1. Baru dengar ada pantai ini. Berarti tdk begitu jauh dr parangtritis ya.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak, ini satu garis sama Parangtritis, tp di sebelah baratnya. Dan jalan ke sana beda.

      Hapus
  2. ombaknya besar yah Mbak Vhoy, cocok buat yang suka berselancar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, tapi kayae ga ada yg berselancar di sana.

      Hapus
  3. Saya ke parangtritis aja belom mba...mbok diajak gitu sayanya #lahngarep hehe. Btw mba, di deket pantainya itu ada penginapan ga? Apa nginepnya di parangtritisnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuukk ke Jogja trus ke Parangtritis Mbaakk :D. Kalo kuliah dulu aku jarang ke Parangtitis, udah terlalu mainstream hihihi! Ke Gunung Kidul pantainya lebih bagus lagi :D.
      Kalo di Goa Cemara kalo ga salah blm ada ya, tp ga tau juga. Solanya ga eksplore lbh dalam. Mkslum kondisi drop, jd cm menikmati pemandangan yg ada. Tapi kalo di Parangtritis penginapannnya banyak. Kalo kami nginep di kota Jogja.

      Hapus
  4. Temannya sudah punya krucil sampean kapan sebar undangan Mbak? *dilempar bakiak*

    Enak ya perlengkapan tarik tambang sudah disediakan pengelola. Bikin acara makin seru ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, soon insyaAllah Mbaaak. Doaken yaa. Nanti harus dtg kalo aku nkh hihihi

      Tambangnya kita bawa sendiri kok Mbak. Pengelola cm nyediain tempat plus tiker di pendopo

      Hapus
  5. Senengnya dipantai ini krn teduh mbak... Aku yang wong jogja baru sekali kesana... Waktu itu beli melon apa semangka...3 glundung 10.000. Murah kan?? **nunggu klo pas musim

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Sulis, bener. Kalo kepanasan di bibir pantai bisa neduh di bawah pohon cemara itu.
      Wah itu murah bingiit. Di sn sekarang semangka per kilo 6ribu.

      Hapus
  6. Dimanapun kl ngumpul dengan teman pasti seru ya mbak vhoy.btw, itu pohon cemaranya kok meranggas semua pdhl musim hujan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak.

      Sebenarnya ga meranggas Mbak. Entah knp pas difoto hasile gt hihi

      Hapus
  7. belum pernah *njuk manyun*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, piss Mbak DIah. Ga maksud ngiming2i. Nanti kalo mudik ke Jogja puas2in deh ke Goa Cemara :D

      Hapus
  8. Adik saya ada yang tinggald jogya...nanti klo berlibur kesana minta anter hehe...

    BalasHapus
  9. Seru yah ...
    Foto yang jejeran pohon cemara itu keren, Mbak ... suka saya :)

    BalasHapus
  10. Tiketnya murah meriah ya?
    Btw kenapa namanya ada "goa"-nya? Apa krn jajaran cemaranya seolah membentuk goa gtu? :D

    keluargahamsa(dot)com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, murah bgt.
      Mungkin, karena cemaranya rimbun jadi saat kita jalan serasa masuk terowongan ato goa gt.

      Hapus
  11. Keren yah, bisa menghilangkan penat disana :D

    parentian,com

    BalasHapus
  12. Senyum2 pas baca "agak tidak langsing" penghalusan makna ehem :V

    BalasHapus
  13. Deket kantorku ini mbak :)
    Sekarang ada papan namanya ya,terakhir kesana 6 bln yg lalu kayake.
    Cemaranya pada kering ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, hiya kah Mbak? besok2 minta dianter Mbak Prima aja kalo ke Jogja hehe

      Hapus
  14. Terlalu banyak pantai daerah yogya sana :).. dan selaluu aja ada pantai baru yg muncul ya mbak.. goa cemara aku blm prnh datangin... blm bnyk sih pantai2 daerah sana yg udh aku visit.. 2 ato 3 mungkin.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak. Ga cukup sehari buat ngunjungi semua pantai di Jogja. Apalagi semua bagus2. Sayang kalo cuma sebentar maennya.

      Hapus
  15. Pantai di jogja itu buanyaaak ya ternyata. Yg ini juga bagus. Sukaaa bgt lihat deretan cemaranya. Masya Allah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, bagus2 semua. Kalo maen ke pantai pengennya yg lama hehe

      Hapus
  16. wahh...
    jadi pengin kesana sama istri nih
    salam kenal

    BalasHapus
  17. Wah kok gak sempet ketemuan ya kitaaaaaaa.... Deket niii sama jogjaaa.. Hihihihi

    BalasHapus
  18. Wah kok gak sempet ketemuan ya kitaaaaaaa.... Deket niii sama jogjaaa.. Hihihihi

    BalasHapus
  19. pemandangannya indah jadi pengen kesana barengn keluarga !

    BalasHapus