Tulisan
kali ini masih seputar reuni saya bareng teman-teman Aliyah saya. Salah satu
agenda yang dijadwalkan panitia adalah berwisata ke Pantai Goa Cemara.
=======================
Silakan
baca cerita sebelumnya:
=======================
Pertama
kali mendengar nama Goa Cemara, saya kira pantai ini berada di daerah Gunung
Kidul. Maklum, sependek pengetahuan saya, kabupaten di arah tenggara DIY ini
terkenal dengan pantai baru dan cantik-cantik. Begitu konfirmasi ke temen saya,
ternyata pantai ini berada di daerah Bantul. Saya hanya bisa ber o o o ria :D.
Untuk
mencapai Pantai Goa Cemara cukup mudah. Bila dari Kota Jogja cukup ambil arah menuju
Jalan Bantul. Dari Jalan Bantul lurus ke selatan.
Karena
hotel tempat kami menginap berada di Jalan Parangtritis, jadi kami ambil rute menyusuri
jalan penghubung Jogja dan Pantai Parangtritis itu. Kemudian belok kanan arah
Manding; kawasan yang terkenal akan kerajinan kulitnya itu. Lalu ketika bertemu
Jalan Bantul, belok kiri lurus terus sampai gerbang masuk pantai. Perjalanan
kami menuju pantai sekitar satu jam dari hotel. Kami berangkat cukup pagi,
sekitar pukul 07.30.
Menurut
temen saya, Pantai Goa Cemara ini salah satu pantai baru di Jogja. Maksudnya
baru dibuka untuk wisata. Bukan baru muncul hehehe! Pantai ini satu lokasi
dengan Pantai Samas, salah satu tujuan wisata yang lebih dulu dikenal di Jogja
itu. Jalan menuju pantai lumayan bagus. Sepertinya baru selesai dibangun. Halus
mulus.
Begitu
tiba di parkiran, kami langsung ambil spot di depan tulisan Pantai Goa Cemara.
Apalagi kalau bukan untuk berpose ria. Setelah jeprat jepret beberapa kali,
kami masuk ke area pantai.
Ternyata,
untuk mencapai pantai masih harus berjalan lagi. Sekitar dua ratus meter. Tapi
kami nggak merasa lelah. Kenapa? Karena sepanjang kiri kanan jalan, pohon-pohon
cemara menjulang dengan indah. Kesan misterius sekaligus cantik tertangkap dari
jejeran pohon yang disebut-sebut sebagai tetumbuhan hiaju abadi itu. Saya
simpulkan nama pantai di selatan Pulau Jawa ini merujuk pohon yang banyak
bertumbuhan di sana tersebut.
![]() |
Frame in frame :D |
Sebelum
benar-benar masuk area pantai, kami singgah dulu di pendopo. Panitia sudah
menyiapkan acara buat kami: game. Dipandu Choirun Nisa yang sejak jaman
santri selalu jadi andalan nge-MC, kami melakukan beberapa game.
Yang
jadi peserta bukan hanya kami, tapi juga para junior a.k.a. anak teman-teman
saya. Salah satu permainannya adalah menghafal surat pendek. Berhubung rentang
usianya dari balita hingga SD, maka tingkah polah mereka cukup mengundang tawa
kami.
Sementara, untuk kami, Nisa mengadakan
lomba tarik tambang antar daerah. Masing-masing dari kami dibagi menjadi
beberap grup sesuai daerah asal: Jatim, Jateng, Jabar, Jakarta, dan luar Jawa. Jadi,
luar Jawa mencakup beberapa daerah; ada yang dari Sumatra, Sulawesi, Maluku,
juga Papua.
Bisa dibayangkan keseruannya. Sebagian
besar dari kami yang sudah ibu-ibu –ada yang pakai rok pula :D- mengerahkan seluruh tenaga menarik tambang
demi memenangkan pertandingan. Tapi pakaian bukanlah kendala. Karena
masing-masing berusaha mengalahkan grup lawan.
Ada grup yang didominasi para pemilik
tubuh langsing, ada pula yang bertubuh –ehem- agak tidak langsing *piss Zwans
:P. Saya yang saat itu kurang enak badan plus badan cungkring pula hanya bisa
jadi supporter buat konsul Jatim.
Sayangnya saya lupa siapa yang jadi
pemenang. Toh, menang kalah bukan tujuan kami saat itu. Yang hepi bareng-bareng
hehehe.
Puas main game, kami menuju pantai.
Ternyata di pantai ini pengunjung dilarang melakukan aktifitas renang. Maklum,
Pantai Goa Cemara berhadapan langsung dengan laut lepas. Ombaknya lumayan tinggi. Alhasil, kami cuma
menikmati pemandangan sembari foto-foto. Kami juga sibuk mengingatkan para
krucil supaya tidak mendekat bibir pantai. Tapi dasar anak kecil yang selalu
tidak tahan untuk main air, terkadang mereka curi-curi kesempatan supaya bisa
kena cipratan air laut.
![]() |
Pantai Goa Cemara menghadap laut lepas |
Kami meninggalkan pantai sekitar pukul
11 untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya.
Selain pemandangan indah, pantai
cantik ini juga menyediakan fasilitas yang memadai seperti pendopo, toilet dan
mushola. Tak ketinggalan kios-kios souvenir dan warung makan yang berjejer rapi
di sepanjang jalan menuju pantai.
Sekedar info. Untuk masuk ke Pantai
Goa Cemara, tiket yang dikenakan adalah Rp. 3.000,-/orang. Murah sekali kan? Untuk
menikmati pemandangan sebagus itu saya rasa sangat murah. Sementara untuk kegiatan
game kami menyewa pendopo dengan harga Rp.300.000,- dan arena untuk tarik
tambang sebesar Rp. 200.000,-. Untuk peralatan sound system di
pendopo, kami membawa sendiri. Sedang untuk parkir, panitia mengeluarkan sejumlah
Rp.20.000,-.
Menurut saya, Pantai Goa Cemara ini cukup
recommended buat outbond. Bukan hanya pemandangannya yang cantik,
tapi juga tempat dan fasilitasnya cukup oke untuk mengadakan kegiatan itu.
Jadi, buat teman-teman yang ada niat bikin acara outbond, bisa
menghubungi pihak pengelola terlebih dahulu supaya venue-nya
dipersiapkan.
So, kalau ke Jogja, jangan lupa
kunjungi pantai ini juga ya, teman ^_^.
Baru dengar ada pantai ini. Berarti tdk begitu jauh dr parangtritis ya.....
BalasHapusIya Mak, ini satu garis sama Parangtritis, tp di sebelah baratnya. Dan jalan ke sana beda.
Hapusombaknya besar yah Mbak Vhoy, cocok buat yang suka berselancar :)
BalasHapusIya Mbak, tapi kayae ga ada yg berselancar di sana.
HapusSaya ke parangtritis aja belom mba...mbok diajak gitu sayanya #lahngarep hehe. Btw mba, di deket pantainya itu ada penginapan ga? Apa nginepnya di parangtritisnya?
BalasHapusHayuukk ke Jogja trus ke Parangtritis Mbaakk :D. Kalo kuliah dulu aku jarang ke Parangtitis, udah terlalu mainstream hihihi! Ke Gunung Kidul pantainya lebih bagus lagi :D.
HapusKalo di Goa Cemara kalo ga salah blm ada ya, tp ga tau juga. Solanya ga eksplore lbh dalam. Mkslum kondisi drop, jd cm menikmati pemandangan yg ada. Tapi kalo di Parangtritis penginapannnya banyak. Kalo kami nginep di kota Jogja.
Temannya sudah punya krucil sampean kapan sebar undangan Mbak? *dilempar bakiak*
BalasHapusEnak ya perlengkapan tarik tambang sudah disediakan pengelola. Bikin acara makin seru ya Mbak :)
Hehehe, soon insyaAllah Mbaaak. Doaken yaa. Nanti harus dtg kalo aku nkh hihihi
HapusTambangnya kita bawa sendiri kok Mbak. Pengelola cm nyediain tempat plus tiker di pendopo
Senengnya dipantai ini krn teduh mbak... Aku yang wong jogja baru sekali kesana... Waktu itu beli melon apa semangka...3 glundung 10.000. Murah kan?? **nunggu klo pas musim
BalasHapusIya Mbak Sulis, bener. Kalo kepanasan di bibir pantai bisa neduh di bawah pohon cemara itu.
HapusWah itu murah bingiit. Di sn sekarang semangka per kilo 6ribu.
Dimanapun kl ngumpul dengan teman pasti seru ya mbak vhoy.btw, itu pohon cemaranya kok meranggas semua pdhl musim hujan
BalasHapusIya Mbak.
HapusSebenarnya ga meranggas Mbak. Entah knp pas difoto hasile gt hihi
belum pernah *njuk manyun*
BalasHapusHihihi, piss Mbak DIah. Ga maksud ngiming2i. Nanti kalo mudik ke Jogja puas2in deh ke Goa Cemara :D
HapusAdik saya ada yang tinggald jogya...nanti klo berlibur kesana minta anter hehe...
BalasHapusWah, sip itu ^_^
HapusSeru yah ...
BalasHapusFoto yang jejeran pohon cemara itu keren, Mbak ... suka saya :)
Hehe, Alhamdulillah Mak ^_^
HapusTiketnya murah meriah ya?
BalasHapusBtw kenapa namanya ada "goa"-nya? Apa krn jajaran cemaranya seolah membentuk goa gtu? :D
keluargahamsa(dot)com
Iya Mbak, murah bgt.
HapusMungkin, karena cemaranya rimbun jadi saat kita jalan serasa masuk terowongan ato goa gt.
Keren yah, bisa menghilangkan penat disana :D
BalasHapusparentian,com
Iya Mak :D
HapusSenyum2 pas baca "agak tidak langsing" penghalusan makna ehem :V
BalasHapusHeheheh :D
HapusDeket kantorku ini mbak :)
BalasHapusSekarang ada papan namanya ya,terakhir kesana 6 bln yg lalu kayake.
Cemaranya pada kering ya mbak?
Wah, hiya kah Mbak? besok2 minta dianter Mbak Prima aja kalo ke Jogja hehe
HapusTerlalu banyak pantai daerah yogya sana :).. dan selaluu aja ada pantai baru yg muncul ya mbak.. goa cemara aku blm prnh datangin... blm bnyk sih pantai2 daerah sana yg udh aku visit.. 2 ato 3 mungkin.. :)
BalasHapusIya Mbak. Ga cukup sehari buat ngunjungi semua pantai di Jogja. Apalagi semua bagus2. Sayang kalo cuma sebentar maennya.
HapusPantai di jogja itu buanyaaak ya ternyata. Yg ini juga bagus. Sukaaa bgt lihat deretan cemaranya. Masya Allah..
BalasHapusIya Mbak, bagus2 semua. Kalo maen ke pantai pengennya yg lama hehe
Hapuswahh...
BalasHapusjadi pengin kesana sama istri nih
salam kenal
Wah kok gak sempet ketemuan ya kitaaaaaaa.... Deket niii sama jogjaaa.. Hihihihi
BalasHapusWah kok gak sempet ketemuan ya kitaaaaaaa.... Deket niii sama jogjaaa.. Hihihihi
BalasHapuspemandangannya indah jadi pengen kesana barengn keluarga !
BalasHapusbagus bgt ya buat outbound
BalasHapusdi pantai ini beneran g boleh renang kak?
BalasHapus